Senin, 06 Desember 2010

senin pagi (untuk sahabat)

Apa hari itu masih ada di kepalamu?

Ketika baju putih abu abu masih selalu kita pakai setiap pagi

hingga ketika sore kita pulang warnanya berubah coklat pekat;

berbaur keringat,

juga debu dari asap bis kota..

Coba ku ingatkan kau tentang hari itu;

senin pagi,

ya, pagi itu tak ada sedikit pun niat belajar di benak kita (terutama aku)

sebagian besar dari mereka (siswa) berjemur di halaman depan sekolah

dengan badan yang tegap, lalu patuh memberi hormat pada sang merah putih..

Tapi itu tak berlaku untuk kita,

kita lebih suka menikmati dua botol jamu cap orang tua,yang kita beli di dekat rumah salah satu guru agama yang terkenal galak.

Lalu tiap gelasnya kita nikmati dengan berbagai canda konyol khas kita

semakin sempurna dengan tiga bungkus kacang kering,

juga sekotak marllboro ligh

lalu siang pun menjelang, dengan langkah gontai dan otak kita yang mulai linglung

kita sambangi kantin kecil di samping sekolah,

hanya untuk menikmati sepiring nasi lengko,dengn taburan krupuk udang di atasnya.

Hmmm rasanya hari itu sangat menyenangkan,

dan kita pun semakin sering mengulangnya,

Tak peduli dosa, juga persetan dengan nilai pelajaran yang selalu menunjukan angka 1,2,3.

Haha..

*******

tak terasa putaran waktu telah lama meninggalkan hari itu,

kita pun sibuk dengan dunia kita masing-masing.

Semoga aroma jamu senin pagi itu masih bisa kau rasakan,

semoga nikmat nasi lengko itu tertinggal di benakmu, juga kriuk krupuknya yang renyah..

Masa putih abu-abu memang hanya cerita kemarin,

masih ada hari esok dan seterusnya...!

Begitu juga aku,

yang masih ingin menjadi sahabatmu

untuk hari esok dan selamanya..

_azy_

bangku kayu,

[20.10.10]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.