
pada kereta yang membawaku melintasi malam
aku lepas segala tentang seiring lenguh lokomotif tua
ingin sudah menjadi dingin sedingin lajur kereta
dan biar hujan menghapus semuanya
seperti debu yang terhempas dari gerbonggerbong kosong
ada isak dan sesal perempuan terbawa setengah jalan
tergugu lantunkan mohon lewat sebuah elegi
sampai kata maaf terdengar membosankan
seperti rengek bayi meminta tetek ibunya di bangku belakang
aku, menghitung peron kosong yang terlewati
pada gardu perlintasan itu
lonceng berdentang nyaring menggugah penat
sebentar lagi kereta singgah di stasiun terakhir
masih tak terpikir bila akan kembali
biar takdir yang membawa kereta pulang
beos
10311
