
Satu lagi penumpang masuk ke dalam bus jurusan cengkareng yang aku tumpangi, kali ini wajahnya tak asing, sempat hatiku berdegup kencang saat dia berjalan mendekat ke arahku, tapi entah kenapa dia berlalu begitu saja melewati tempat dudukku,
"mungkin dia tak tau" pikirku,
Atau kalaupun dia tahu, toh selama dua tahun kita menghuni sekolah yang sama tak sekalipun kita saling berbicara.
Ya....,mungkin dulu aku terlalu takut untuk mengenalmu, tapi kali ini aku coba kumpulkan seluruh keberanianku untuk menyapamu.
ternyata ada keramahan diantara tatapan matamu,
ternyata ada kehangatan canda di antara senyummu yang ku kagumi sejak dulu,
Ah... Andai aku mengenalmu sejak dulu....,
Andai aku mengenalmu sejak dulu, mungkin aku bisa leluasa menatap wajahmu,tanpa harus mencuri - curi pandang dan dengan serta merta mengalihkan pandangan saat kau melihat ke arahku,
Andai aku mengenalmu sejak dulu, mungkin kita akan banyak menghabiskan waktu sepulang sekolah, duduk di bangku kayu depan kelas, membicarakan banyak hal, tentang apa saja....
Andai aku mengenalmu sejak dulu, mungkin akan kupetik bunga rumput yang sering kulihat di belakang kelas, kuselipkan di daun telingamu, lalu kubelai rambut panjangmu sambil bertanya " Mengapa kau begitu indah.... ?"
Andai aku mengenalmu sejak dulu, mungkin kita akan melewati banyak senja bersama, dengan senyummu tentunya .....
huft...!!!Andai aku mengenalmu sejak dulu ......,
ah... tapi dulu aku terlalu penakut,
bahkan untuk sekedar menyapamu....
azy
jakarta,
201210
kapan kita jumpa lagi peri?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.